085340316031
admin@staiddipangkep.ac.id

Peran Pendidikan Dalam Pembangunan Desa

Membangun Desa Dimulai dari Pendidikan Oleh: Lalu Muliadi, S.Pd.I., M.Pd. (Akademisi dan Praktisi Pemberdayaan Masyarakat Desa) Selama bertahun-tahun, keberhasilan pembangunan desa sering kali diukur dari banyaknya infrastruktur yang berhasil dibangun. Jalan desa yang mulus, jembatan yang kokoh, kantor desa yang representatif, hingga berbagai fasilitas umum lainnya menjadi indikator utama kemajuan....

Laporan Keuangan yang Jujur, Rezeki yang Dipercaya

Transparansi Pelaporan Keuangan Syariah sebagai Pondasi Kepercayaan Stakeholder "Iyaro polei lempu', nasaba lempu' iya riolo mappadeceng tau." Artinya, segala sesuatu harus diawali dengan kejujuran karena kejujuran akan membawa kebaikan. Ungkapan Bugis ini tidak hanya berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga sangat relevan dalam dunia ekonomi syariah. Di berbagai daerah di...

Mengurai Pammali melalui Pendidikan Agama Islam Berbasis Tauhid Uluhiyah

Oleh: Asri Syahruddin, M.Pd. «"Apakah pammali adalah warisan kebijaksanaan leluhur yang harus dijaga, atau justru keyakinan yang perlu diluruskan? Di manakah batas antara budaya dan akidah?"» Hampir setiap orang Bugis-Makassar tumbuh bersama pammali. "Jangan duduk di atas bantal, nanti bisulan." "Jangan bersiul pada malam hari, nanti mengundang musibah." Kalimat-kalimat seperti...

“Rawanna” sebagai Simbol Interaksi Sebuah Tinjauan Sosiologi Pendidikan

Pernahkah mendengar seseorang tiba-tiba berkata, “Rawanna…” saat obrolan di antara mahasiswa mulai mengarah ke candaan yang dianggap “berbahaya”? Bagi orang yang baru pertama kali mendengarnya, istilah itu mungkin terdengar asing. Namun, bagi mahasiswa STAI DDI Pangkep dan sebagian masyarakat Bugis-Makassar, kata tersebut sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari. “Rawanna” bukan...

Isra’ Mi’raj: Antara Metafisika, Shalat, dan Pembentukan Kepribadian Manusia

Peristiwa Isra’ dan Mi’raj bukan sekadar kisah perjalanan Nabi Muhammad saw. yang melampaui hukum ruang dan waktu. Dalam perspektif filsafat Islam, peristiwa ini justru menantang cara berpikir manusia modern yang kerap membatasi kebenaran hanya pada apa yang bisa diverifikasi secara empiris. Mi’ra sebagai perjalanan Nabi dari Masjid al-Aqsha menuju Sidrat...

Dari Amanah ke Dominasi: Menyoal Wewenang dan Pembatasan Tata Kelola

Penulis: Abdul Jalil, S.Pd., M.Pd. Di balik struktur hukum terdapat dimensi etis, filosofis, dan keagamaan yang menentukan arah dan kualitas pendidikan, khususnya pada Lembaga pendidikan keagamaan Islam. Perspektif filsafat pendidikan Islam, transparansi adalah manifestasi nilai ṣidq (kejujuran) dan amānah. Pengelolaan Sekolah Tinggi yang tertutup, apalagi disertai keminiman tranparansi, bertentangan dengan...

Usla sebagai Jiwa Spritualitas Guru

Penulis: Abd. Djalil, S.Pd., M.Pd. Dunia pendidikan yang semakin pragmatis, peran guru tidak lagi cukup hanya sebagai pengajar materi pelajaran. Guru dituntut menjadi penjaga moral, pembimbing batin, serta penuntun arah hidup peserta didik. Pada titik inilah konsep Usla hadir sebagai inti kebijaksanaan seorang guru. Usla dipahami sebagai kesadaran batin yang...

Ihsan sebagai Ruh Akhlak Sosial (Menemukan Hakikat Manusia dalam Spirit Sumpah Pemuda)

Penulis: Abd. Jalil, S.Pd., M.Pd. Momentum Etis dan Spiritualitas Kebangsaan Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda sebagai tonggak lahirnya kesadaran kolektif akan identitas kebangsaan. Namun, dalam konteks kekinian, peringatan ini seharusnya tidak hanya dimaknai secara historis-politik, tetapi juga secara etis dan spiritual. Semangat persatuan, perjuangan, dan...

Air Mata sebagai Protes Spiritual

Penulis: Abdul Djalil, S.Pd., M.Pd. Fenomena air mata dalam ruang akademik bukanlah hal yang sering terjadi, terlebih pada momentum resmi seperti prosesi yudisium. Pada umumnya, acara tersebut diwarnai suasana formal, penuh simbol akademik, dan ungkapan rasa syukur. Namun, ketika air mata hadir secara tiba-tiba dalam penyampaian pesan akademik, ia tidak...

Kurikulum Cinta, Ekoteologi, dan Nilai Lempu’: Membangun Peradaban Islami dari Falsafah Bugis

Penulis: Abd. Jalil, S.Pd., M.Pd. Di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi, masyarakat modern justru mengalami krisis identitas dan nilai. Pendidikan kian terjebak dalam logika kompetisi, dan relasi sosial semakin kering dari empati. Padahal, dalam pandangan Islam, pondasi kehidupan manusia adalah cinta. Cinta tidak hanya menjadi emosi, melainkan kekuatan...