PERJALANAN AKREDITASI STAI PANGKEP

Akreditasi perguruan tinggi merupakan suatu persyaratan yang harus dilalui oleh suatu perguruan tinggi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau biasa dikenal dengan BAN PT.

Perpanjangan tangan dari BAN PT adalah asesor dari suatu perguruan tinggi lain yang diutus melakukan visitasi ke perguruan tinggi sasaran yang akan diakreditasi. Dalam proses akreditasi Jurusan Syari’ah STAI DDI Pangkep periode ini yang hadir di STAI DDI Pangkep yaitu, Prof. Dr. H. Amiur Nuruddin, MA dari UIN Sumatra Utara dan Prof. Dr. H. Khoeruddin Nasution, MA., Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Jam 09.00 asesor BAN PT diterima dengan resmi oleh Ketua STAI DDI Pangkep, Drs. KH. Hasbuddin Halik, Lc., didampingi oleh Pembantu Ketua I (PUKET I), Drs. H. Suarning, M.Ag., dan PUKET III, Dr. Ibrahim Nurdin, M.Pd., kedatangan asesor tersebut dijemput oleh PUKET II, H. Abdurahman Kambi, Lc., MM.

Setelah berada di STAI DDI asesor diajak berkeliling melihat kondisi STAI DDI Pangkep oleh pimpinan dan dosen serta staf STAI DDI Pangkep, yang dikunjungi adalah Laboratorium Komputer, Perpustakaan dan ruangan perkuliahan. Di Perpustakaan STAI DDI Pangkep, Prof. Dr. H. Amiur Nuruddin, MA, menyempatkan diri memberikan pengarahan kepada dosen dan mahasiswa STAI DDI Pangkep berupa motivasi pengembangan dan isu-isu syari’ah yang kontemporer, seperti MAZHAB SWALAYAN. Mazhab ini beliau istilahkan dengan gambaran bahwa orang Islam bebas untuk memilih berdasarkan apa saja bagaikan belanja di swalayan, kalau ada barang yang dianggap sesuai kebutuhan bisa dimiliki, jika diartikan dalam dimensi syari’ah suatu pemikiran mazhab bisa diterapkan tanpa pertimbangan bahwa kita menganut paham organisasi yang didasarkan pada suatu mazhab tertentu.

Setelah puas berkeliling melihat kondisi STAI DDI Pangkep, tepat jam 10.00, acara dilanjutkan dengan wawancara sinkronisasi data dengan pengajuan boran akreditasi yang telah dikirim sebelumnya.

Prof. Dr. H. Amiur Nuruddin, MA., menyampaikan pengalamannya selama menjadi asesor dan tata cara penilaian boran, beliau katakan bahwa sebenarnya nilai akreditasi STAI DDI Pangkep telah ada berdasarkan boran yang telah dikirimkan, visitasi yang dilakukan sekarang ini adalah bentuk cekcross terhadap kesesuaian data.

Sementara Prof. Dr. H. Khoeruddin, MA, menitip harapan besar terhadap STAI DDI Pangkep, agar proses akreditasi bukan dijadikan hal yang bersifat simbolis saja, ketika akan diadakan visitasi dari asesor sibuk memenuhi kelengkapan, tetapi usaha yang dikembangkan adalah potensi yang dimiliki sehingga bisa menjadi salah satu icon pendidikan agama Islam di Sulawesi Selatan dan menjadi kebanggaan.

Proses pengecekan dan pencocokan dokumen yang harus diperlihatkan sampai menjelang jam 12.00 kurang sepuluh menit, acara diskorsing untuk pelaksanaan salat Jum’at, tim asesor diantar menunaikan salat Jum’at di Mesjid Mujahidin Pangkajene Kabupaten Pangkep.

Setelah salat Jum’at, istirahat dan santap siang sampai jam 14.30, acara kroscek data kembali dilanjutkan hingga salat Ashar, dan berlanjut setelah salat, kegiatan ini berlanjut hingga menjelang pukul 18.00.

Hal yang menjadi komitmen dari Ketua STAI DDI Pangkep dari momentum proses akreditasi ini adalah perbaikan dan pengembangan STAI DDI Pangkep yang terus menerus, baik dari sisi sarana prasarana, proses pelayanan akademik dan perbaikan kualitas out put sarjana yang menjadi keluaran dapat bersaing di bidang keahliannya masing-masing. Ketua STAI DDI Pangkep juga menyampaikan dalam wawancara singkatnya akan mengarahkan pengembangan STAI menjadi institut berdasarkan visi STAI DDI Pangkep.

 

 

 

Pangkep, Media Center  - Pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Pangkep pada tahun 2014 ini difokuskan untuk peningkatan mutu pendidikan, sedangakan pada tahun sebelumnya tahun 2013 lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur sekolah mulai SD sampai dengan SMA.

Kadis Pendidikan pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangkep Drs.H.Muhammad Ridwan M.pd, ketika ditemui tim media centre, mengemukakan pembangunan infrastruktur sekolah ini dibangun di daerah kepulauan, pegunungan, serta daratan, sehingga nantinya tidak ada lagi masyarakat yang tidak mengakses pendidikan.

Untuk di pulau, semua infrastruktur pendidikan mulai dari SD sampai dengan SMA hampir semua sudah terpenuhi. Sehingga yang menjadi permasalahan masyarakat kepulauan bahwa tidak ada sekolah selama ini, sudah dapat dipenuhi. Karena Pemkab Pangkep dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun terakhir ini terus menggenjot pembangunan infrastruktur sekolah .

Khusus mengenai peningkatan mutu pendidikan di daerah tiga dimensi ini, pemerintah kabupaten  telah melakukan  diklat- diklat demi peningkatan wawasan guru, serta peningkatan kompetensi dalam pelaksanaan kurikulum baru.

Dijelaskan guru-guru saat ini sedang giat di lapangan dengan melakukan pembaharuan serta inovasi pembelajaran. Jadi dalam hal pembelajaran  yang dilakukan di sekolah-sekolah, tidak lagi terlalu  ditopang oleh sumber belajar yang sama dari buku tetapi sudah menggunakan e learning pembelajaran secara elektronik.

Ditambahkan perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas guru akan memacu kompetensi  yang kian handal pada era yang kian maju dan sarat teknologi ini.

Bahkan seiring dengan kemajuan teknologi ini, nantinya guru dalam memberikan pembelajaran  kepada siswa, akan bergeser  dari cara konvensional ke cara-cara pembelajaran yang berbasiskan informasi dan teknologi