Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah Wal Irsyad (STAI – DDI) Kabupaten Pangkep turun ke jalan melakukan aksi demo di gedung DPRD Kabupaten Pangkep, Senin (30/9/2019)

Aksi demo tersebut bertepatan dengan rapat paripurna terakhir anggota DPR – RI periode 2014 – 2019. Untuk itu, pihaknya akan mengawal dan tetap menyampaikan penolakan terhadap RKHUP dan UU KPK.

“Tuntutan kami menolak RUU bermasalah dan kita tetap menolak UU KPK yang telah disahkan,” tandas Koordinator lapangan Aksan HB didampingi jenderal lapangan Mushawir Rabaena Putra dihadapan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pangkep.

“Tuntutan kami menolak RUU bermasalah dan kita tetap menolak UU KPK yang telah disahkan,” tandas Koordinator lapangan Aksan HB didampingi jenderal lapangan Mushawir Rabaena Putra dihadapan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pangkep.

Aksan berharap, aksi demo di depan gedung DPRD Kabupaten Pangkep itu nantinya dapat memberikan tekanan psikologi bagi pemerintah dan DPR agar segera mengambil keputusan Perppu untuk mencabut UU KPK.

“Mungkin dengan kita turun ke jalan akan menjadi suatu tekanan psikologi terhadap pemerintah untuk segera mengambil keputusan apakah Perppu akan segera diputuskan atau tidak,” ujarnya.

Aksan HB mendukung aksi mahasiswa seluruh Indonesia menolak undangan Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan.Aksan menegaskan, Presiden agar memenuhi tuntutan mahasiswa soal undang-undang yang bermasalah.

“Kalau kami bukan ingin diundang. Kami ingin ada yang diubah dari UU yang bermasalah itu dan kami akan konsisten,” kata Aksan.
Bila tuntutan kami tidak ditindaklanjuti, kami akan turun ke jalan dengan jumlah yang banyak dengan menghimpun mahasiswa yang ada di Kabupaten Pangkep. 

Sebanyak 37 mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah Wal Irsyad (STAI DDI) Kabupaten Pangkep mengikuti ujian munaqasyah skripsi yang dilaksanakan di kampus STAI DDI Pangkep, Jum’at (27/9/2019).

Untuk pertama kalinya pelaksanaan ujian munaqasyah skripsi Sekolah Tinggi Agama Islam Daru’ Da’wah Wal Irsyad Kabupaten Pangkep dihadiri langsung oleh wakil kopertais sekaligus menguji para peserta muqasabah, ungkap Ketua STAI DDI Kabupaten Pangkep, Drs. KH. Hasbuddin Halik, Lc,.MH pada pembukaan pelaksanaan munaqasah di kampus STAI DDI Kabupaten Pangkep.

Ujian munaqasyah skripsi STAI DDI Kabupaten Pangkep dengan para penguji segenap dosen STAI DDI Kabupaten Pangkep. KH. Hasbuddin menyampaikan selamat terkhusus kepada ananda yang akan mendapatkan gelar sarjana.

Pelaksanaan ujian munaqasyah skripsi diikuti 37 orang mahasiswa-mahasiswi yang terdiri atas 5 orang dari jurusan PGMI, 21 jurusan PAI serta 7 orang mahasiswa jurusan Syariah (Hukum keluarga).
Wakil kopertais (Wakor) wilayah 8 menyampaikan ucapan selamat menghadapi ujian munaqasah skripsi, sekaligus menyampaikan semua pesan – pesan anro gurutta DDI dan menyatakan bersedia selalu ada di STAI DDI Pangkep. Pada kesempatan tersebut Wakor membuka resmi ujian munaqasyah skripsi STAI DDI Pangkep.

Pembacaan doa dipimpin langsung oleh H. Muad Mahrus Amri Lc,MA. Sebelum pembacaan doa terlebih dahulu membacakan surah Alfatihah oleh anre gututta