Mahasiswa STAI DDI Pangkep, Jurusan Syariah (Hukum Keluarga) Berkunjung Ke Pabrik Sari Roti dan Budaya di Benteng Rotterdam Makassar

Ibd dd

Sebanyak 13  orang Mahasiswa dan 3 orang Dosen dari gabungan Jurusan Syariah (Hukum Keluarga)  Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah Wal-Irsyad (STAI DDI) Pangkep, telah melakulukan kunjungan ke PT. NIPPON INDOSARI CORPINOO tbk Makassar, pada hari Rabu (22/01/2020).

Kunjungan ini adalah bagian dari tugas (Final) perkuliahan semester dari mata perkuliahan semester I dari mata kuliah IAD, IBD, ISD. Dimana pada kunjungan ini merupakan salah satu bentuk agar Mahasiswa dapat mengenal dunia kerja sejak dini dan menambah wawasan diluar kampus yang mengandung nilai positif.

Dalam rangka kegiatan tersebut para Mahasiswa diberi pemahaman dan potensi diri sekaligus diberikan kesempatan untuk melihat langsung cara dan pengelolah produk (Roti) tersebut, namun pada saat memasuki galeri Mahasiswa tidak diperkenankan untuk membawa Handphone (Hp) ke dalam pabrik tersebut, gunanya menjaga rahasia pembuatan roti tersebut dan apabila ada salah satu Mahasiswa   melanggar peraturan tersebut maka pihak dari perusahaan tidak memperkenankan lagi untuk datang berkunjung ke tempat perusahaannya.

Kegiatan perkuliahan diluar kampus dapat menjadi salah satu cara untuk menghilangkan kejenuhan Mahasiswa dimana pada umumnya hanya datang, diam dan duduk mendengarkan materi menoton. Mengenal dan mengetahui objek pembelajaran diluar kampus dan mengenal proses yang terjadi dalam pembuatan suatu produk maupun peralatan yang digunakan dalam perusahaan tersebut.

Sebagai akhir dari kunjungan kami memberuikan cindera mata sebagai tanda terima kasih, dimana telah memberikan kesempatan untuk berkunjung di perusahaan sari roti serta dapat langsung alat-alat pabrik dan ilmu yang kami dapatkan.

Dalam kegiatan kami ini, Mahasiswa dari Jurusan Syariah (Hukum Keluarga) dapat melihat bagaimana Organisasi lokasi yang di tuju, dan harapan kami tidak hanya disari roti saja, kedepannya akan kita lakukan kunjungan ke perusahaan yang sudah menerapkan sistem digitalisasi, pungkasnya Ketua Tingkat Hukum Keluarga Semester I (Siska).